Sabtu, 24 Oktober 2015

Security Komputer

I. Pengenalan Komputer
Di dalam komputer redapat dari beberapa elemen-elemen penting yang saling bekerja sama antara satu dengan yang lainnya, di antaranya ada: 1. Perangkat Keras (Hardware) Perangkat atau peralatan yang berwujud fisik, misalnya CPU, mainboard, hard disk, CD/DVD drive, monitor, mouse, keyboard,speaker dll. Hardware dapat digolongkan menjadi : a. Perangkat Masukan dan Keluaran I/O (input/output device) Perangkat ini yang digunakan untuk memasukan data atau intruksi yang selanjutnya akan di proses ke dalam komputer. b. Perangkat Pemrosesan (CPU/prosessor) Perangkat yang bertugas mengolah data menjadi informasi dan sebagai pusat pengendali atau pengatur komponen-komponen komputer agar dapat bekerja sama atara satu dengan yang lainnya. c. Perangkat Penyimpan Data (storage device) Perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data dan intruksi. Perangkat penyimpanan seperti Memori Internal (RAM,ROM,Cache Memory,Register) dan Memori Eksternal (Harddisk, CD, Flashdisk dll). 2. Perangkat Lunak (Software) Merupakan program - program komputer yan berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang di mengerti oleh komputer. Sotware terdiri dari beebrapa jenis, yaitu : a. Sistem Operasi (OS), seperti DOS, Unix, Linux, Novel, OS/1, Windows. Software di atas merupakan software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing - masingnya dapat saling berkomunikasi. Tanpa ada sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali. b. Program Utility, seperti Norton Utility, Scandisk, PC Tools, dll. Program Utility berfungsi untuk membantu atau mengisi kekurangan / kelemahan dari system operasi. c. Program Aplikasi, seperti GL, MYOB, Payroll dll. merupakan program khusus melakukan suatu pekerjaan tertentu, seperti program gaji pada suatu perusahaan. d. Program Paket, seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, Macromedia Studio, Open Office dll. adalah program yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh banyak orang dengan berbagai kepentingan. e. Bahasa Pemrograman, PHP, ASP, dBASE, Visual Basic dll. merupakan sotware yang khusus digunakan untuk membuat program komputer. 3. User/Manusia (Brainware) Adalah personil - personil yang terlibat langsung dalam pemakaian komputer, seperti sistem analisis, pemrograman, operator, user dll. II. Keamanan Komputer (Security) 1. Pengertian Keamanan Komputer Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak pengguna/perusahaan dalam menjalankan manajemen sistem informasinya (bisnisnya) menggunakan jaringan internet. Selain cepat tetapi juga murah, karena perusahaan tidak perlu membangun infrastruktur yang besar yang akan menghabiskan dana tersendiri. Perkembang teknologi mempengaruhi hidup di era digital sekarang ini yang semuanya jadi serba digital, seperti: - Komputer - Internet / Hotspot - Handphone - Perbankan, forex, saham, ATM - KTP/SIM/Passport - Pemilu/Pilkada - Facebook / Twitter,dll. Bentuk komunikasi di internet yang terbuka, membuat pengguna/perusahaan tidak tergantung pada teknologi salah satu vendor tertentu. Dengan jangkauan yang sangat luas, sistem informasi bisnis dapat menjangkau pelanggan yang lebih banyak lagi. Namun hal ini perlu diwaspadai, mengingat sifat komunikasi internet yang terbuka akan sangat rawan terhadap gangguan/serangan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, bila menggunakan/memanfaatkan teknologi internet perlu dijaga/dilindungi agar tidak jatuh ke tangan orang yang tidak berhak. Dengan demikian proses transaksi antar site dan kekonsistensian data dalam sistem terdistribusi akan tetap terjaga. Sistem keamanan komputer bermanfaat menjaga suatu sistem komputer dari pengaksesan seseorang yang tidak berhak. Sistem keamanan komputer semakin dibutuhkan seiring dengan meningkatnya pengguna komputer saat ini. Selain itu makin meningkatnya para pengguna yang menghubungkan jaringan LANnya ke internet, namun tidak diimbangi dengan SDM yang dapat menjaga keamanan data dan infomasi yang dimiliki. Sehingga keamanan data yang ada menjadi terancam untuk diakses dari orang-orang yang tidak berhak. Keamanan komputer menjadi penting karena ini terkait dengan Privacy, Integrity, Autentication, Confidentiality dan Availability. Beberapa ancaman keamanan komputer adalah virus, worm, trojan, spam dan lain-lain. Masing-masingnya memiliki cara untuk mencuri data bahkan merusak sistem komputer yang ada. Ancaman bagi keamanan sistem komputer ini tidak bisa dihilangkan begitu saja, namun kita dapat meminimalisasi hal ini adalah dengan menggunakan software keamanan sistem antara lain antivirus, antispam dan sebagainya. Pengertian Sistem adalah suatu sekumpulan elemen atau unsur yang saling berkaitan dan memiliki tujuan yang sama. Keamanan adalah suatu kondisi yang terbebas dari resiko. Komputer adalah suatu perangkat yang terdiri dari software dan hardware serta dikendalikan oleh brainware (manusia). Dan jika ketiga kata ini dirangkai maka akan memiliki arti suatu sistem yang mengkondisikan komputer terhindar dari berbagai resiko. Selain itu, sistem keamanan komputer bisa juga berarti suatu cabang teknologi yang dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau korupsi, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan. Pengertian tentang keamanan komputer ini beragam-ragam, sebagai contoh dapat kita lihat beberapa defenisi keamanan komputer menurut para ahlinya, antara lain : Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa : Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab. Sedangkan menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa : Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer. Dalam keamanan sistem komputer yang perlu kita lakukan adalah untuk mempersulit orang lain mengganggu sistem yang kita pakai, baik kita menggunakan komputer yang sifatnya sendiri, jaringan local maupun jaringan global. Harus dipastikan system bisa berjalan dengan baik dan kondusif, selain itu program aplikasinya masih bisa dipakai tanpa ada masalah. Beberapa hal yang menjadikan kejahatan komputer terus terjadi dan cenderung meningkat adalah sebagai berikut : 1. Meningkatnya pengguna komputer dan internet 2. Banyaknya software yang pada awalnya digunakan untuk melakukan audit sebuahsystem dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain. 3. Banyaknya software-software untuk melakukan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis. 4. Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet 5. Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani, sementara SDM terbatas. 6. Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer. 7. Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet. 8. Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet. 9. Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs). Menghindari resiko penyusupan, harus dipastikan bahwa system tidak ada penyusup yang bisa membaca, menulis dan menjalankan program-program yang bisa mengganggu atau menghancurkan system. Ada beberapa hal yang bisa menjawab diperlukannya pengamanan sistem komputer,antara lain : 1. Mengurangi resiko ancaman, hal ini biasa berlaku di institusi dan perusahaan swasta. Ada beberapa macam penyusup yang bisa menyerang system yang dimiliki, antara lain : 1. Ingin Tahu, jenis penyusup ini pada dasarnya tertarik menemukan jenis system yang digunakan. 2. Perusak, jenis penyusup ini ingin merusak system yang digunakan atau mengubah tampilan layar yang dibuat. 3. Menyusup untuk popularitas, penyusup ini menggunakan system untuk mencapai popularitas dia sendiri, semakin tinggi system keamanan yang kita buat, semakin membuatnya penasaran. Jika dia berhasil masuk ke sistem kita maka ini menjadi sarana baginya untuk mempromosikan diri. 4. Pesaing, penyusup ini lebih tertarik pada data yang ada dalam system yang kita miliki, karena dia menganggap kita memiliki sesuatu yang dapat menguntungkannya secara finansial atau malah merugikannya (penyusup). 2. Melindungi system dari kerentanan, kerentanan akan menjadikan system berpotensi untuk memberikan akses yang tidak diizinkan bagi orang lain yang tidak berhak. 3. Melindungi system dari gangguan alam seperti petir dan lain-lainnya. 2. Aspek-aspek Keamanan Komputer (Gambar3.Pembobol) Inti dari keamanan komputer adalah melindungi komputer dan jaringannya dengan tujuan mengamankan informasi yang berada di dalamnya. Keamanan komputer sendiri meliputi beberapa aspek , antara lain : 1. Privacy, adalah sesuatu yang bersifat rahasia(provate). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator. Pencegahan yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enksripsi, jadi hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sesungguhnya. 2. Confidentiality, merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya. Confidentiality akan terlihat apabila diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, apakah pemegang informasi akan memberikan infomasinya kepada orang yang memintanya atau menjaga klientnya. 3. Integrity, penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chpertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah. 4. Autentication, ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya, apakah cocok atau tidak, jika cocok diterima dan tidak akan ditolak. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak. 5. Availability, aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspe availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down. 3. Langkah-langkah Keamanan Komputer (Gambar4.Penanganan) 1. Aset : “Perlindungan aset merupakan hal yg penting dan merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer.” 2. Analisa Resiko : “Identifikasi akan resiko yg mungkin terjadi, sebuah even yg potensial yg bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.” 3. Perlindungan : “Pada era jaringan, perlu dikwatirkan tentang keamanan dari sistem komp, baik PC atau yg terkoneksi dgn jaringan. 4.Alat : “Tool yg digunakan pd PC memiliki peran penting dlm hal keamanan krn tool yg digunakan harus benar2 aman.” 5.Prioritas : “perlindungan PC secara menyeluruh.” 4. Macam keamanan system, yaitu: a. Keamanan eksternal / external security Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran /kebanjiran. b. Keamanan interface pemakai / user interface securityBerkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang disimpan. c. Keamanan internal / internal security Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data. 5. Jenis-jenis maslah penting keamanan: 1. Kehilangandata / Data Loss Yang disebabkan karena : -Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll. -Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs. -Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape. 2. Penyusup / intruder - Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi - Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi. Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password. Sasaran keamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem. 6. Ancaman atau Serangan yang Sering Terjadi Pada Komputer Memang salah satu serangan yang mungkin anda paling takuti adalah virus, namun perlu anda ketahui selain virus ada beberapa serangan/ancaman yang juga perlu anda waspadai terutama dari internet. Ancaman/serangan yang bisa terjadi terhadap komputer adalah sebagai berikut : 1. Sniffing Pembacaan data yang bukan tujuannya ini dikenal sebagai sniff. Program Sniffer yang digunakan adalah Network Monitor dari Distinct Corporation. Program ini merupakan versi trial yang berumur 10 hari. Di dalam komunikasi TCP/IP atau yang menggunakan model komunikasi 7 layer OSI, sebuah komputer akan mengirim data dengan alamat komputer tujuan. Pada sebuah LAN dengan topologi bus atau star dengan menggunakan hub yang tidak dapat melakukan switch (hub tersebut melakukan broadcast), setiap komputer dalam jaringan tersebut menerima data tersebut. Standarnya hanya komputer dengan alamat yang bersesuaian dengan alamat tujuanlah yang akan mengambil data tersebut. Tetapi pada saat snif, komputer dengan alamat bukan alamat tujuan tetap mengambil data tersebut. Dengan adanya sniffer ini, maka usaha untuk melakukan kriptografi dalam database (dalam hal ini login user dan password) akan sia-sia saja. 2. Spoofing Teknik Spoofing adalah pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari network-nya misal 192.xx.xx.x. 3. Finger Exploit Awal penggunaan finger exploit adalah untuk sharing informasi di antara pengguna dalam sebuah jaringan. Namun seiring berkembangnya tingkat kejahatan dalam dunia komputer, banyak terjadi salah penggunaan dari tools ini, karena melalui tools ini sistem keamanan sangat minim bahkan tidak ada sama sekali. 4. Brute Force Brute force adalah salah satu metode dalam penjebolan keamanan yang menggunakan password. Brute force adalah salah satu bagian dari password guessing, hanya saja bedanya adalah waktu yang dipakai dalam brute force lebih singkat dari password guessing karena metode brute force menggunakan beberapa tools cracking untuk mendapatkan password yang dicari. 5. Password Cracki Password cracking adalah metoda untuk melawan perlindungan password yang dienkripsi yang berada di dalam system. Dengan anggapan bahwa atacker telah masuk kedalam system, ia bisa saja mengubah kekuasaannya didalam system dengan cara meng crack password file menggunakan metode brute-force dictionary attack (mencocokan kata-kata yang berada dalam kamus dengan kata-kata yang dienkripsi dalam file password). Keberhasilan menggunakan cara ini bergantung pada kecepatan prosesor dan program yang dimiliki oleh attacker. Cara yang terbaik untuk menghindari serangan jenis ini adalah dengan memonitor kewenangan akses pada file. 6. VIRUS Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut : 1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi 2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file 3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri 4. Kemampuan melakukan manipulasi 5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya ... :)